Thursday, December 5, 2013 | By: Chamdan Maulana

PIJAKAN KECIL

Ku kenalkan langkahku pada dunia
Namun bukan kebanggaan yang kuterima
Hanya ada kekecewaan yang terdalam dan penyesaalan di dada
Lantas untuk apa ???
Air yang ku teguk dengan kesegaran alaminya
Nasi yang senantiasa memberikan tenaganya
Kasur yang empuk yang mengukir indah mimpiku, membuat semakin nyata penderitaan atas kesuksesan yang belum sanggup ku raih…

Lalu, langkah apa lagi yang ingin ku kenalkan pada dunia
Mungkinkah garam di laut harus teguk semuanya
Atau mengejar angin yang berlalu tanpa peduli seberapa jauhnya ia berada
Mata yang selalu memandang ke langit, akankah mampu mengapai salah satu bintang yang indah diatas sana
Atau hanya akan terbang dengan keindahan sendiri tanpa berharap menjadi bintang

Saat malaikat bertanya langkah apa yang sudah kau ayuhkan ?
Aku tertunduk malu pada diriku sendiri, ingin ku berlari namun kemana akan pergi ? putus asa membuat semuanya tak berarti…

Tinggalah aku seorang diri, tanpa harapan dan keinginan di hati
Menunggu, dan hanya menunggu…
Ternyata lebih  membosankan
Ingin mati saja kalau hanya terus menunggu…
Air mata takan mampu menghapus lukaku, sebelum langkahku menjadi sebuah pijakan kecil untuk dunia yang begitu besar…

0 comments:

Post a Comment